Kerek Ekonomi Nagari Tanjung, BUMNag Targetkan One Jorong One Product

Home / Ekonomi / Kerek Ekonomi Nagari Tanjung, BUMNag Targetkan One Jorong One Product
Kerek Ekonomi Nagari Tanjung, BUMNag Targetkan One Jorong One Product Manager BUMNag Nagari Tanjung Jasman dan Disampingi Kepala Unit Usaha Tenun Fauziah Turahmi Memperlihatkan Hasil Tenun Nagari Tanjung. (FOTO: Istimewa)

TIMESMATARAM, SUMBAR – Masyarakat Nagari Tanjung  Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, menyambut baik kehadiran Badan Usaha Milik Nagari Tanjung Sejahtera atau BUMNag. BUMD ini dipercayai mampu menjadi motor penggerak perbaikan ekonomi di Nagari Tanjung dengan program One Jorong One Product(OJOP).

Ijhwal itu diminiaturi dengan fakta kala Tim Program Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Koto VII terjun melihat dan medokumentasikan tetang kegiatan kemajuan perekonomian nagari di wilayah kerjanya. 

Ketua TPID Kecamatan Koto VII Syobrial, S.Pd bersama anggota serta didampingi Pendamping Desa Irham Syahlil, S.Kom kemudian Pemdamping Lokal Desa Ebid diana Putta melihat langsung inovasi yang ada di Nagari Tanjung. Sejogjanya inovasi tersebut besar dipengaruhi dengan adanya Badan Usaha Milik Desa atau Nagari (BUMNag).  

"Kami Tim Inovasi Desa Kecamatan Koto VII, telah banyak mendokumentasikan kegiatan kegiatan yang menyangkut Inovasi Desa, termasuk yang ada di Nagari Tanjung. Kegiatan Inovasi itu banyak dipengaruhi oleh usaha usaha BUMNag dalam pemberdayaan perekonomian di nagari," paparnya sambil mengambil dokumentasi kegiatan inovasi desa di Nagari Tanjung 

Salah satu target inovasi kali ini yang dilakukan team TPID Koto VII, yakni pada Unit usaha Tenun BUMNag Nagari Tanjung Sejahtera yang baru berdiri pada awal tahun 2019, yang menjadi bagian dari salah satu unit BUMNag Tanjung Sejahtera.

Wali Nagari Tanjung Mukrin, S.Hi  yang didampingi Manager BUMNag Jasman menjelaskan BUMNag Tanjung Sejahtera menjadikan solusi dalam mengurangi angka kemiskinan termasuk pengangguran.

"Sebagai pemerintah nagari kami selalu mendukung masyarakat untuk berinovasi dalam pemberdayaan masyarakat yang ada di Nagari, oleh sebab itu BUMNag menjadi sentral pemberdayaan teraebut sebab dengan adanya BUMNag menjawab permasalah perekonomian di nagari, Insyallah angka kemiskinan termasuk juga pengaguran akan semakin berkurang," jelasnya.

Mukrin menambahkan Nagari Tanjung memiliki cita-cita dengan BUMNag akan melahirkan One Jorong One Product. Pembuktian itu, dari 7 jorong di Nagari Tanjung, telah terlaksana di 5 jorong yang memiliki product unggulan, diantaranya product Tenun, Sabun, Jamu, Tahu, dan Kuliner Rangginang.

"Alhamadulillah cita-cita kami melahirkan OJOP hampir seratus persen disetiap  jorong memiliki product, yang beraneka ragam. Insyallah pemerintah nagari pada tahun 2019 akan menganggarkan bantuan modal usaha sebasar 200 juta lebih," ujarnya.

Sementara itu, Fauziah Turrahmi. S.Si, selaku kepala unit Tenun BUMNag Tanjung Sejahtera memaparkan bahwa sejak adanya usaha tenun yang baru berumur 5 bulan, dengan dana awal bantuan sebanyak 8 unit alat tenun, telah bisa  memberikan pengaruh besar terhadap pelaku usaha tenun di Nagari Tanjung

"Dalam kurun waktu 5 bulan berdirinya unit ini, kami telah mendapatkan hasil usaha sebanyak 11 juta, dalam penjualan kain tenun yang kami produksi. Setelah kami pasarkan ke beberpa instansi pemerintahan seperti UPK, BPN se Koto VII, serta sekolah-sekolah," papar Uci, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Sumarni (41), salah seorang pelaku usaha unit tenun BUMNag Tanjung Sejahtera mengiyakan adanya perubuhan terhadap perekonomiannya. Terkhusus bisa membantu suami dalam mencari nafkah. 

"Kami selaku peluku usaha tenun BUMNag sangat terbantu dalam penghasilan, karena sistim yang dipakai adalah persentase bukan gaji. Sebab hasil yang kami dapatkan selembarkainnya sebesar 100 ribu, dengan nominal itu kami sangat terbantu dalam peningkatan perekonomian keluarga apalagi ini sangat terbantu suami dalam mencari nafkah," pungkasnya sambil bermainkan alat tenun dengan lihai. 

Lewat BUMNag ini ekonomi di Nagari Tanjung lewat program One Jorong One Product(OJOP), ekonomi di daerah ini naik. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com