Ribuan Massa Dukung Nama Bandara Lombok Internasional Airport Diganti Bandara ZAM

Home / Berita / Ribuan Massa Dukung Nama Bandara Lombok Internasional Airport Diganti Bandara ZAM
Ribuan Massa Dukung Nama Bandara Lombok Internasional Airport Diganti Bandara ZAM Massa aksi dukung bandara ZAM, (FOTO: Istimewa)

TIMESMATARAM, LOMBOK TENGAH – Usai ribuan massa menggelar unjuk rasa menolak perubahan nama bandara dari Lombok Internasional Airport (LIA) ke Bandara Zainuddin Abdul Madjid (ZAM), kini digelar aksi unjuk rasa tandingan, Kamis, (21/112019).

Massa berkumpul dari lapangan umum Praya menuju Kantor Bupati Lombok Tengah. Mereka menyampaikan aspirasi mendukung perubahan nama bandara.

Seorang orator aksi, Ahmad SH, mengatakan nama pahlawan asal NTB, Muhammad Zainuddin Abdul Madjid sangat tepat disematkan dengan nama bandara, sebagai tanda penghormatan terhadap segala jasanya.

"Kita pada intinya mendukung SK Menteri Perhubungan soal pergantian nama bandara. Seharusnya nama bandara tidak perlu disingkat, sebagai tanda kita menghormati jasa Maulana Syekh," katanya dihubungi.

Sementara terkait pro dan kontra soal pergantian nama bandara, Ahmad mengatakan tidak ambil pusing. Baginya segala sesuatu punya sisi yang berbeda, namun soal nama pahlawan dinilai sangat pantas digunakan pada nama bandara, seperti pada daerah lain di Indonesia.

"Sangat cocok (nama bandara diganti). Bangga kita menggunakan nama pahlawan," ungkapnya.

Hapizin, seorang peserta aksi mengatakan aksi yang digelar massa yang sebagian besar dari seluruh Kecamatan di Lombok Tengah ini sebagai bukti kecintaan mereka pada pahlawan nasional Maulana Syekh yang namanya diabadikan menjadi nama bandara. 

"Sebab saya membela satu-satunya pahlawan Lombok. Sebab inilah  yang mengagungkan nama Lombok ke penjuru dunia," katanya.

Dalam aksi tersebut massa membawa spanduk bertulis mendukung perubahan nama bandara juga meminta Bupati Lombok Tengah tidak terlibat dalam penolakan nama bandara.

Polemik tersebut bermula saat Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengeluarkan surat meminta maskapai penerbangan mengumumkan perubahan nama bandara. Bagain masyarakat di Lombok Tengah menolak tegas perubahan nama bandara tersebut. 

Bahkan, Bupati Lombok Tengah, Moh. Suhaili FT tegas menolak perubahan nama bandara. "Saya tetap istiqomah BIL (Lombok Internasional Airport) dengan pendirian saya. Dan saya harus tetap tunduk dan taat kepada kehendak dan perintah masyarakat Lombok Tengah," tegasnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com