BMKG Sebut Empat Wilayah di Sumba Timur Dilanda Kekeringan Meteorologis

Home / Berita / BMKG Sebut Empat Wilayah di Sumba Timur Dilanda Kekeringan Meteorologis
BMKG Sebut Empat Wilayah di Sumba Timur Dilanda Kekeringan Meteorologis Ilustrasi Prakiraan Cuaca. (foto: bmkg.go.id)

TIMESMATARAM, WAINGAPUBMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) menyebut empat wilayah di Kabupaten Sumba Timur Nusa Tenggara Timur (NTT) dilanda kekeringan meteorologis.

“Empat wilayah itu yakni, Kecamatan Umalulu, Karera, Pinupahar dan Pahunga Lodu,” kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang Apolinaris S. Geru, SP. M.Si Sabtu (1/8/2020).

Menurutnya, saat ini 100 persen total zona musim di Provinsi NTT masih berada didalam periode musim kemarau berdasarkan analis update 31 Juli 2020 maka diperlukan kewaspadaan terkait bencana kekeringan.

Apolinaris menjelaskan, data Hari Tanpa Hujan (HTH) update 31 Juli 2020 menunjukan bahwa beberapa daerah di NTT mengalami deret hari kering dari 31 hari hingga lebih dari 61 hari sedangkan prakiraan peluang curah hujan menunjukan bahwa beberapa daerah diperkirakan akan mengalami curah hujan sangat rendah kurang dari 20 mm/dasarian dengan peluang lebih dari 90 persen.

“Kedua kondisi diatas memenuhi syarat untuk dikeluarkan peringatan dini,” ungkapnya.

Apolinaris mengingatkan, kekeringan meteorologis yang melanda beberapa wilayah di NTT khususnya di empat wilayah di Kabupaten Sumba Timur akan berdampak pada sektor pertanian dengan sistim tadah hujan kedua berdampak pada pengurangan ketersediaan air tanah sehingga menyebabkan kelangkaan air bersih dan ketiga berdampak pada meningkatnya potensi kemudahan terjadinya kebakaran. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com