Jelang New Normal di Kabupaten TTS NTT, Ini Harapan Ketua YPKM

Home / Berita / Jelang New Normal di Kabupaten TTS NTT, Ini Harapan Ketua YPKM
Jelang New Normal di Kabupaten TTS NTT, Ini Harapan Ketua YPKM Ketua YPKM SoE, Sandy Rupidara (kanan), saat menyrahkan bantuan APD kepada direktur RSUD SoE beberapa waktu lalu. (foto: Joe/TIMES Indonesia)

TIMESMATARAM, TIMOR TENGAH SELATANKabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) merupakan satu dari 14 Kabupaten yang diizinkan menerapkan new normal di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai tanggal 15 Juni 2020 mendatang. 

Penerapan new normal atau kehidupan normal baru ditengah pandemi covid-19 tentunya perlu pertimbangan yang lebih matang dari para pemangku kepentingan terutama oleh Bupati sebagai Kepala Daerah. 

Ketua Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) SoE, Sandy Rupidara, Rabu (3/6/2020) meminta kepada Pemkab TTS untuk secara transparan menyampaikan kepada masyarakat terkait pentingnya new normal. 

"Hal ini akan membangun pemahaman yang benar di level masyarakat, sehingga masyarakat sadar dan siap menerapkan pola hidup baru. Ini harus berbasis rencana dan kebijakan  yang terarah", jelas Rupidara. 

Untuk dapat memberikan edukasi yang baik dan benar terkait kehidupan normal baru, Rupidara mengatakan, Pemerintah perlu melibatkan organisasi masyarakat lokal yang ada di Kabupaten TTS. 

"Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri, untuk itu sangat penting untuk menggandeng NGO lokal untuk terlibat dalam sosialisasi dan edukasi tentang pola hidup di masa new normal", ujarnya. 

YPKM yang selama ini aktif memberikan  bantuan-bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak covid-19, mendukung penerapan new normal di Kabupaten TTS. 

Saat ini, belum ditemukan vaksin covid-19. Untuk itu, yang perlu dilakukan masyarakat adalah menaati anjuran Pemerintah untuk selalu menjaga diri agar tidak terkena virus Corona. 

Rupidara menambahkan, masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT harus siap melawan covid-19. "Ini waktunya untuk kita menunjukkan bahwa kita bisa menang melawan covid-19 karena itu kita harus kembali menjadi produktif di masa yang  sulit ini dengan  tetap taat pada protokol yang sudah ditetapkan", jelasnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com