Tokoh Masyarakat dan Pemuda Lombok Timur Utara Resmi Bentuk Gerakan Masyarakat Selaparang

Home / Berita / Tokoh Masyarakat dan Pemuda Lombok Timur Utara Resmi Bentuk Gerakan Masyarakat Selaparang
Tokoh Masyarakat dan Pemuda Lombok Timur Utara Resmi Bentuk Gerakan Masyarakat Selaparang Ketua Umum terpilih Gerakan Masyarakat Selaparang Lombok Timur M Ahdar Arya. (Foto: Istimewa)

TIMESMATARAM, LOMBOK TIMUR – Tokoh masyarakat dan pemuda di Lombok Timur Utara secara resmi membentuk Gerakan Masyarakat Selaparang.

Dengan melalui proses yang cukup alot dimulai dari sore sampai malam, forum secara resmi menyepakati M Ahdar Arya Sutha, SE secara aklamasi sebagai Ketua Umum Gerakan Masyarakat Selaparang, Rabu (15/1/2020). 

Kegiatan tersebut dihadiri dan diikuti oleh tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda di Kecamatan Suralaga, Lenek, Lab.Haji, Pringga Baya, Wanasaba, Sambelia, Suela dan Sembalun.

Salah satu inisiator Lembaga Gerakan Masyarakat Selaparang Asri Mardianto sekaligus Ketua ISNU Lotim mengatakan, pemerataan pembangunan, rakyat yang sejahtera dan mandiri, birokrasi yang humanis dan nyaman adalah dambaan semua masyarakat di Lombok Timur. 

"Bahkan tidak berlebihan jika boleh kita katakan semua masyarakat Lombok Timur berharap rasa adil, sejahtera dan aman itu mampu terlaksana," ungkapnya.

Ketua Umum terpilih M Ahdar Arya Sutha, SE menyatakan bahwa, fakta yang ada hari ini adalah ekploitasi sumberdaya manusia dan sumberdaya alam. Semua menyadari Lombok Timur bagian Utara sangat kaya dengan SDA baik dari hasil pertanian, laut, pertambangan maupun wisatanya.

Hal ini berbanding terbalik dengan apa yang dirasakan dan dilihat oleh masyarakat Lombok Timur bagian Utara, dimana pembangunan dan pemerataan ekonomi hampir tidak menyentuh mereka, apalagi berbicara jabatan politis birokrasi.

Sementara di sisi lain tambahnya, KLS yang digadang-gadang sejak beberapa tahun silam hanya sebuah isapan jempol, yang sampai saat ini belum membuahkan hasil. Justru yang ada adalah penggerusan dan menghabiskan APBD semata.

Hal tersebut tentu bukanlah rahasia umum, melihat moratorium DOB belum dicabut oleh pemerintah pusat.

Berbekal harapan untuk pemerataan pembangunan dan pemerataan ekonomi, lanjut Ahdar, Gerakan Masyarakat Selaparang mengharapkan keadilan dalam setiap aspek pembangunan baik infrastruktur maupun pembangunan manusia.

"Pemda Lombok Timur harus memperhatikan potensi yang ada di wilayah Lombok Timur bagian Utara untuk dikembangkan, jangan hanya fokus wilayah selatan, walaupun dengan alasan wisata, sebab bagian Utara juga tidak kalah bagus," ujar Ahdar. 

Pemda Lombok Timur lanjutnya, harus memperhatikan sumberdaya manusia dalam mengisi slot birokrasi di semua OPD, sehingga kesan mayoritas dan superior selatan bisa diminimalisir.

Gerakan Masyarakat Selaparang, berharap untuk dapat juga dimekarkan. "Pemda Lombok Timur diharapkan melakukan intervensi terhadap semua perusahaan yang ada di kawasan utara untuk berkolaborasi dengan warga, baik dalam  rekrutmen tenaga kerja, maupun pengadaan yang sifatnya periodik," imbuhnya

"Pemda Lombok Timur juga harus lebih rasional dalam memberikan bantuan sosial terhadap warga yang ada di wilayah utara, sesuai dengan kuantitas dan luas wilayah serta potensi yang ada akhirnya," pungkas Ketua Umum terpilih Gerakan Masyarakat Selaparang ini.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com