Menteri PUPR RI: Usai Diresmikan, Tol Layang Japek Dibuka Tiga Hari Lagi

Home / Berita / Menteri PUPR RI: Usai Diresmikan, Tol Layang Japek Dibuka Tiga Hari Lagi
Menteri PUPR RI: Usai Diresmikan, Tol Layang Japek Dibuka Tiga Hari Lagi Menteri PUPR RI saat mendampingi Presiden RI dalam acara peresmian Jalan Tol Layang Japek di titik KM 38, Kabupaten Bekasi, Kamis (12/12/2019). (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

TIMESMATARAM, BEKASIMenteri PUPR RI Basuki Hadimuljono mengatakan, usai diresmikan Presiden RI Joko Widodo, jalan Tol Layang Japek tersebut rencananya baru akan dibuka untuk umum sekitar 3 hari setelah dilakukan pembersihan dan memastikan kelengkapan rambu jalan.

"Diusahakan lebih cepat lebih baik, tapi sebelum tanggal 20 Desember 2019 dipastikan sudah bisa dipakai untuk umum tanpa tarif hingga masa Libur Natal dan Tahun Baru 2020," ujarnya usai acara peresmikan Jalan Tol Layang Japek oelh Presiden RI, di titik KM 38, Kabupaten Bekasi, Kamis (12/12/2019).

Tol-Layang-Japek-2.jpg

Meski dari aspek struktur Jalan Tol Layang Japek mampu untuk menahan kendaraan bertonase besar,  namun akan dilakukan pembatasan kendaraan dimana yang boleh melintas hanya kendaraan bertonase ringan Golongan I.

Hal ini terkait manajemen lalu lintas untuk menghindari terjadinya kemacetan akibat perlambatan kendaraan bertonase besar saat menanjak masuk jalan tol layang.

Sementara itu Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit dalam laporannya mengatakan pada jalan tol layang tersebut disediakan beberapa fitur keselamatan.

"Pertama ada 8 emergency U turn, ada 2 emergency exit ramp, 4 emergency parking bay dan CCTV 113 titik. Di setiap bukaan disediakan kendaraan emergency seperti kendaraan derek dan ambulan sehingga betul-betul pengguna merasakan aman dan nyaman," ujar Danang.

Tol-Layang-Japek-3.jpg

Jalan Tol Layang Japek berada tepat di sebagian ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting, membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat (Sta 9+500 sampai dengan Sta 47+500). Kendaraan tujuan jarak pendek akan menggunakan Tol Japek, sementara kendaraan tujuan jarak jauh terutama golongan I non bus menggunakan Tol Layang Japek.

Proyek pembangunan Jalan Tol Layang Japek dikerjakan oleh kontraktor PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama PT Acset Indonusa Tbk  (Kerjasama Operasi) dengan nilai investasi Rp 16,23 triliun. Pengusahaannya dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) yang merupakan anak usaha dari PT Jasa Marga. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com